Tahapan Dalam Proses Fumigasi Perkotaan

Perkotaan atau kota metropolitan terkenal dengan gedung dan pabriknya. Tak jarang apabila tempat-tempat yang besar dan luas seperti itu sering dijadikan rumah untuk parasit seperti hama. Semua itu dikarenakan banyaknya tumpukan barang yang sudah tidak berguna untuk bersarang para hama. Tak hanya itu saja, biasanya tempat-tempat kosong pada bagian gedung ataupun pabrik tidak terawat menyebabkan kondisinya yang kotor dan lembab. Sehingga dibutuhkannya jasa fumigasi arsip perkotaan untuk bisa mengusir hama yang berkeliaran.

 

Fumigasi tak hanya dilakukan dengan sembarang cara dalam penyemprotan. Tetapi memerlukan beberapa tahapan yang sesuai ketentuan prosedur agar bisa berhasil dengan baik. Berikut ini ada beberapa metode tahapan untuk melakukan fumigasi dengan benar.

 

  1. Sebelum proses fumigasi dilakukan. Terlebih dahulu melakukan survey ke lokasi untuk menentukan bagian titik tertentu yang akan di semprot oleh asap.

 

  1. Setelah melakukan survey, hal yang harus dilakukan ialah menutup seluruh akses ventilasi agar asap tidak keluar atau bocor.

 

  1. Melakukan penyekapan pada pestisida yang digunakan. Jika menggunakan methyl bromide hanya perlu waktu 1 hari saja, namun jika memakai phosphine memakan waktu sampai 3 hari.

 

  1. Tahap terakhir yaitu waktu membuka penyekapan. Tahap ini membutuhkan waktu beberapa saat untuk menunggu gas beracun benar-benar hilang.

 

Setelah melakukan beberapa tahap fumigasi perkotaan diatas, maka para petugas akan memastikan bahwa hama sudah mati semua. Hal itu dilakukan untuk memperkecil kemungkinan ada sisa hama yang masih hidup. Lalu jika masih ditemukan hama yang bisa bertahan, akan ada ketentuan lebih lanjut untuk melakukan fumigasi lagi di waktu yang akan mendatang.

 

Petugas terbaik untuk melakukan fumigasi perkotaan bisa ditemukan pada perusahaan Fumida. Anak buah yang dikerahkan untuk membantu masyarakat dalam mengatasi persebaran hama sudah memiliki pengalaman yang baik. Sehingga kecil kemungkinan fumigasi akan mengalami kegagalan. Semua prosedur dari tata cara hingga obat yang digunakan akan disesuaikan dengan seberapa serius serangan hama yang terjadi. Semua dilakukan oleh petugas dengan amat profesional.